Malam Selasa (17/3) di Stasiun Gambir terasa berbeda. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, sendiri yang melepas keberangkatan delapan gerbong kereta itu. Rutenya menyusuri pantura, membawa ratusan penumpang dari Jakarta menuju Semarang.
“Alhamdulillah, hari ini kita purna dalam memberangkatkan mudik,” ucap Gus Yasin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, para peserta berasal dari berbagai penjuru Jawa Tengah. Mulai dari Pekalongan, Brebes, Tegal, Kendal, Semarang, sampai Pati. Menurutnya, program ini bukan cuma soal naik kereta gratis. Lebih dari itu, ini adalah peluang bagi para perantau untuk pulang, untuk kembali berkumpul dengan sanak keluarga. Bahkan, pemudik dengan disabilitas pun turut difasilitasi.
Nah, persiapan juga dilakukan di stasiun tujuan. Pemprov Jateng sudah menyiagakan tim medis. Ini untuk mengantisipasi kalau-kalau ada pemudik yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh. Gus Yasin juga sempat mengingatkan hal lain. Ia meminta para pemudik memastikan rumah mereka aman ditinggalkan, sekaligus menjaga kesehatan selama perjalanan di bulan Ramadan ini.
Di antara kerumunan, ada Uyung Lestari (40). Perempuan pekerja swasta asal Pati ini mengaku baru pertama kali ikut program mudik gratis. Ia datang bersama keluarganya.
Artikel Terkait
Korlantas Terapkan Contraflow di Tol Trans Jawa Antisipasi Puncak Arus Mudik
Warga Serpong Pilih Bersepeda 500 Km untuk Mudik ke Palembang
Sekutu AS Tolak Rencana Armada Perang di Selat Hormuz, Trump Kecewa
Polri Terapkan Contraflow dan Siapkan One Way Nasional Antisipasi Lonjakan Mudik di Tol Trans Jawa