Nah, terkait rest area ini, pihak pengelola punya imbauan khusus. Mereka minta para pemudik membatasi waktu istirahat. Cukup 30 menit saja, supaya fasilitas bisa dipakai bergantian oleh lebih banyak orang.
Ada juga saran yang cukup membantu. Bagi yang ingin istirahat lebih lama atau mencari suasana lain, disarankan keluar lewat gerbang tol terdekat. Cari tempat di luar, lalu masuk lagi. Kabar baiknya, tak ada biaya tambahan untuk ini.
Kebijakan itu bisa diterapkan karena sistem transaksi di Tol Trans Jawa memakai hitungan jarak tempuh. Jadi, tarifnya tetap, mau keluar-masuk di tengah jalan pun tidak masalah.
Di sisi lain, untuk mengurai kemacetan yang sudah bisa ditebak, rekayasa lalu lintas pun mulai dilakukan. Korps Lalu Lintas Polri memberlakukan sistem satu arah sepenggal (one way) di ruas tertentu.
Pada hari yang sama, Selasa itu, sistem satu arah sudah aktif. Dari pantauan, penerapannya membentang dari Kilometer 70 hingga Kilometer 263 Tol Trans Jawa. Tujuannya jelas: melancarkan arus mudik dari Jabodetabek yang menuju Jawa Tengah dan Timur.
Semua upaya ini dilakukan menyambut puncak arus mudik yang diperkirakan masih akan terus bertambah dalam hari-hari berikutnya.
Artikel Terkait
TNI Gelar Penyelidikan Internal Terkait Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Antrean Kendaraan Mengular di Pelabuhan Merak Saat Puncak Arus Mudik
Kapolri Kukuhkan Ojol Riau Sebagai Mitra Kamtibmas dan Satgas PHK
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Mudik