2. Bank Mandiri (BMRI): Pengejar yang Tangguh
Di posisi kedua, ada Bank Mandiri dengan Livin'-nya. Pengguna mobile banking mereka mencapai 37,2 juta sepanjang 2025. Pertumbuhannya cukup cepat, 27% dari tahun sebelumnya yang 29,3 juta.
Frekuensi transaksi di Livin' tembus 4,7 miliar kali. Transfer masih jadi andalan, diikuti pembayaran QR. Dari sisi nilai, transaksi lewat Livin' mencapai Rp4.401 triliun, dengan transfer lagi-lagi mendominasi kontribusinya.
3. BCA (BBCA): Raksasa yang Konsisten
BCA bercokol di peringkat ketiga. Pengguna mobile banking mereka 34,3 juta, naik 3,6%. Mungkin pertumbuhannya tak secepat pesaing, tapi volumenya tetap besar. Transaksi via mobile dan internet banking mereka mencapai 37,5 miliar kali, dengan nilai yang juga meningkat 15,2%.
4. BNI (BBNI): Si Pelompat Tinggi
Inilah bank dengan pertumbuhan pengguna paling eksplosif. Aplikasi wondr by BNI berhasil mencatatkan 12,1 juta pengguna di akhir 2025. Angka itu melonjak luar biasa, 128,3% dari Desember 2024! Nilai transaksinya pun tak main-main, Rp1.198 triliun dengan frekuensi 1,34 miliar transaksi.
5. CIMB Niaga (BNGA) & 6. BTN (BBTN)
Di belakang, persaingan tetap ketat. CIMB Niaga lewat OCTO-nya mencatat 5,9 juta pengguna, tumbuh 10,6%. Sementara BTN, dengan Bale by BTN, sukses menambah pengguna secara signifikan menjadi 3,7 juta naik 66,1%. Nilai transaksi Bale juga melesat 27,7% menjadi Rp103,6 triliun.
Jadi, begitulah peta persaingannya. Pertumbuhan memang terjadi di hampir semua bank, tapi yang jelas, perang aplikasi digital perbankan masih akan terus panas di tahun-tahun mendatang. Nasabah yang diuntungkan, tentu saja.
Artikel Terkait
Kapolri Resmikan 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau untuk Akses Pendidikan
Serangan Udara Israel Guncang Tiga Wilayah di Beirut, Satu Warga Sipil Terluka
Platform Teman Mudik Lengkapi Persiapan Perjalanan dengan Fitur Rute hingga Darurat
LBH Peta Sumsel Gelar FGD untuk Kembalikan Peran LSM dan Ormas