Dulu juga pernah ada. Saat itu, selembar kain batik sutra dengan limit awal Rp 5.000 tiba-tiba diborong orang dengan harga final Rp 5 juta. Memang aneh, tapi nyatanya terjadi.
Kembali ke lelang Rabu lalu, Jubir KPK Budi Prasetyo membeberkan rincian barang yang terjual. Sebagian besar adalah barang bergerak mobil, motor, elektronik sebanyak 11 lot. Sisanya, 4 lot, adalah aset tak bergerak seperti tanah dan bangunan.
Semua hasil lelang ini, tentu saja, akan disetor penuh ke kas negara. Ini adalah bagian dari upaya pemulihan aset, mengembalikan uang rakyat yang dikorupsi.
Tapi, soal dua ponsel Oppo yang harganya melambung tinggi itu? Itu masih jadi tanda tanya besar. Apa motivasi di balik penawaran gila-gilaan tersebut, hanya waktu yang bisa menjawab. Atau mungkin, si pemenang lelang sendiri.
Artikel Terkait
Ericsson Luncurkan Perangkat Radio dan Software RAN Berbasis AI untuk Dongkrak Jaringan 5G Indonesia
Polisi Ungkap Rute Pelarian dan Ganti Baju Pelaku Penyiraman Andrie Yunus
Jakarta Method: Sejarah Gelap Ibu Kota sebagai Sandi Perang Dingin
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik