Asap hitam membubung tinggi di atas gurun. Ladang minyak utama Shah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dilalap si jago merah setelah diserang oleh drone. Kejadian ini langsung menciptakan kepanikan dan memfokuskan perhatian dunia ke kawasan Teluk yang memang sudah memanas.
Menurut keterangan pihak berwenang setempat, kebakaran hebat itu dipicu oleh serangan pesawat tak berawak. Mereka masih berjibaku memadamkan kobaran api di lokasi kejadian. Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi soal korban jiwa. Apakah ada yang terluka atau bahkan tewas? Itu masih menjadi tanda tanya besar.
Ladang Shah bukan sembarang ladang. Lokasinya sekitar 230 kilometer di selatan Abu Dhabi, dan merupakan aset strategis. Menurut data dari ADNOC perusahaan minyak raksasa milik negara UEA ladang ini punya kapasitas produksi cukup signifikan, yakni sekitar 70.000 barel minyak mentah setiap harinya. Gangguan di sini jelas berdampak serius.
Di sisi lain, situasi keamanan regional makin keruh. Iran dilaporkan terus melanjutkan gelombang serangan drone dan rudal di berbagai titik di Teluk. Serangan ke Abu Dhabi ini seakan menjadi bagian dari rangkaian ketegangan yang tak kunjung reda. Kawasan itu benar-benar seperti bubuk mesiu yang siap meledak kapan saja.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik
Putra Ali Khamenei Dievakuasi ke Rusia untuk Operasi Darurat
Dua Tenaga Kesehatan Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Tambrauw
Polisi Perketat Pengamanan Pasca Ledakan di Masjid Jember Saat Tarawih