Menurutnya, kolaborasi ini memberikan nilai ganda. Tidak hanya memperkuat layanan darurat, tetapi juga mendukung mobilitas yang lebih bersih di dalam kawasan.
"Kami mengapresiasi sinergi ini sebagai kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi kenyamanan pengunjung sekaligus keberlanjutan lingkungan," sambung dia.
Pandangan serupa datang dari Imam Hendrawan, Direktur Pemasaran JRP. Baginya, inovasi berupa ambulans listrik ini adalah langkah strategis perusahaan. Sebuah cara untuk menghadirkan perlindungan yang tidak hanya adaptif dengan kebutuhan zaman, tetapi juga punya visi jauh ke depan.
"Melayani dengan hati berarti mengerti masa depan," ujar Imam.
Dengan kata-kata itu, ia ingin menegaskan bahwa pilihan teknologi ramah lingkungan adalah sebuah investasi. Bukan cuma untuk keselamatan hari ini, tapi juga untuk kelestarian alam yang akan dinikmati generasi mendatang.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik
Putra Ali Khamenei Dievakuasi ke Rusia untuk Operasi Darurat
Dua Tenaga Kesehatan Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Tambrauw
Polisi Perketat Pengamanan Pasca Ledakan di Masjid Jember Saat Tarawih