Keakuratan data menjadi sorotan utama Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Menurutnya, ini adalah kunci tolak ukur mendasar agar bantuan sosial yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Tanpa data yang akurat, upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial bisa meleset.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, presiden sendiri sudah menginstruksikan hal ini.
Namun begitu, arahan presiden tak cuma berhenti di situ. Gus Ipul menyebut ada dua hal lain yang juga jadi prioritas: pendidikan khusus bagi keluarga kurang mampu dan, tentu saja, penyaluran bansos yang presisi. Semua program ini, klaimnya, akan berjalan mulus kalau fondasi datanya sudah kuat.
Di sisi lain, ada perubahan signifikan dalam sumber data itu sendiri. Untuk menghindari konflik kepentingan, Kemensos kini tak lagi memegang kendali penuh atas datanya.
Artikel Terkait
Taman Bendera Pusaka di Jakarta Resmi Dibuka 24 Jam
Korlantas: Arus Lalu Lintas Masih Lancar di Hari Ketiga Operasi Ketupat 2026
Pengantar Jenazah Amuk dan Tendang Bus Transjakarta di Tengah Kemacetan Depok
Pemberian Parsel Gibran ke Ahli Forensik Digital Rismon Picu Polemik