Respons dari Seoul pun datang cepat. Dewan Keamanan Nasional Korsel dengan tegas menyatakan peluncuran itu adalah provokasi. Mereka menegaskan aksi itu melanggar resolusi DK PBB yang jelas-jelas melarang segala aktivitas balistik Korea Utara.
Namun begitu, pesan dari Pyongyang justru bernada ancaman. Lewat KCNA, Kim Jong Un menyebut latihan ini sengaja dirancang untuk membuat "musuh" dalam radius 420 kilometer merasa "tidak nyaman".
Ucapan itu, tentu saja, diarahkan pada Korea Selatan dan pasukan AS yang berada di sana. Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan suasana saat itu: Kim dan putrinya yang berusia sekitar 13 tahun itu berjalan di antara truk-truk peluncur berwarna hijau tua. Mereka tampak mengamati dengan saksama saat roket-roket itu melesat dari atas kendaraan tempur.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Naik 1,3%, Pengelola Beri Diskon 30%
Antrean 36 Kilometer Hantui Pemudik di Jalur Menuju Pelabuhan Gilimanuk
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik di Terminal Purabaya, Pantau Lonjakan Penumpang 30 Persen
Polisi Amankan Konvoi Remaja dan Petasan di Jakarta Barat Jelang Ramadan