Intinya, keselamatan jadi prioritas utama. Imbauan untuk menunda perjalanan pun disampaikan.
Di sisi lain, masih ada puluhan ribu jemaah yang saat ini berada di Tanah Suci. Dahnil memberikan klarifikasi penting soal ini.
Jadi, angka sekitar 43 ribu itu merujuk pada jemaah yang sedang aktif beribadah, bukan mereka yang terisolasi atau dalam keadaan darurat. Situasi mereka tetap dipantau, sementara calon jemaah diimbau untuk bersabar sementara waktu.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Indonesia pada Maret 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan HUT Pertama Danantara
Anggota MPR Siti Mukaromah Ajak Perempuan Banyumas Perkuat Empat Pilar dan Peran di Keluarga
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta