Kondisi Timur Tengah yang memanas ternyata berdampak langsung pada arus jemaah umrah dari Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, jumlah warga yang berangkat mengalami penurunan. Alasannya jelas: pertimbangan keselamatan.
Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengakui hal itu. Ia berbicara di sekitar Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, situasi di kawasan itu sangat dinamis. Perubahan bisa terjadi kapan saja, dan eskalasi konflik sulit diprediksi. Karena itulah, pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri memberi saran khusus.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Indonesia pada Maret 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan HUT Pertama Danantara
Anggota MPR Siti Mukaromah Ajak Perempuan Banyumas Perkuat Empat Pilar dan Peran di Keluarga
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta