Rapat di Senayan, Rabu (11/3/2026) itu, membahas persiapan mudik Lebaran tahun 2026. Menghadapi arus balik yang biasanya padat, pemerintah punya strategi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan kebijakan work from anywhere atau WFA akan diberlakukan pada 25, 26, dan 27 Maret.
Harapannya sederhana: agar arus kepulangan tidak membludak hanya di satu hari.
"Dengan pemberlakuan WFA 25, 26, dan 27 Maret, diharapkan arus balik tidak menumpuk pada H 4 atau Rabu, 25 Maret, pada saat cuti bersama telah selesai," jelas Dudy di hadapan anggota Komisi V DPR.
Lalu, bagaimana gambaran pergerakan mudik tahun depan? Angkanya cukup fantastis. Dudy memaparkan, diperkirakan ada 143,91 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik. Meski turun sekitar 1,75% dari prediksi survei tahun 2025, realitasnya seringkali berbeda.
"Dalam realisasinya, jumlah pergerakan pada tahun 2025 justru mencapai 145 juta orang," katanya. Artinya, mobilitas masyarakat cenderung melampaui angka survei.
Nah, moda transportasi apa yang paling digemari? Tampaknya belum ada perubahan signifikan. Mobil pribadi masih jadi primadona, dipilih oleh 76,24 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 50,63 juta pemudik diperkirakan akan memadati jalan tol.
Di sisi lain, pengendara sepeda motor yang jumlahnya 8,65 juta orang biasanya mengambil jalur alternatif. Pilihan ini berpotensi meningkatkan kepadatan di ruas arteri dan jalan penghubung antar wilayah.
Dari mana saja arus mudik ini berasal? Jawa Barat masih memimpin sebagai penyumbang pemudik terbesar, dengan sekitar 30,97 juta orang. Disusul oleh DKI Jakarta dan Jawa Timur. Tujuannya pun tak jauh-jauh: Jawa Tengah menjadi magnet utama, dengan perkiraan 38,71 juta orang akan menuju ke sana, lalu ke Jawa Timur dan Jawa Barat.
Kalau dilihat lebih detail tingkat kabupaten, wilayah padat penduduk memang mendominasi. Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi adalah tiga besar daerah asal. Sementara tujuan mereka, lagi-lagi, banyak berkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah.
Fokus ke wilayah Jabodetabek, pola serupa terlihat. Kabupaten Bogor menjadi daerah asal terbesar dengan 5,35 juta orang, diikuti kabupaten Tangerang. Dan lagi-lagi, provinsi idaman untuk mudik adalah Jawa Tengah.
Semua data ini menjadi bahan pertimbangan penting. Pemerintah berusaha mengurai kemacetan dengan kebijakan WFA, sambil bersiap menghadapi lautan pemudik yang tetap mengandalkan kendaraan pribadi. Tantangan tahun 2026 tampaknya sudah di depan mata.
Artikel Terkait
Sendang Sreto di Lamongan: Dari Sendang Irigasi Kini Jadi Wisata Desa Andalan yang Dongkrak PAD
Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pangkat Anumerta Diberikan
Pemerintah Peringatkan KBIHU: Jangan Pungut Biaya Tambahan ke Jemaah Haji
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tekanan Ekonomi Jadi Senjata Utama