"Pezeshkian berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya, khususnya atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Iran," tambah Kremlin.
Perang ini sendiri meledak pada Sabtu, 28 Februari lalu. Awalnya, pasukan gabungan AS dan Israel yang melancarkan serangan ke Teheran.
Iran tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS yang tersebar di Timur Tengah. Konflik yang semakin sengit ini bahkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan AS dan Israel.
Kini, hampir dua pekan berlalu. Tanda-tanda perdamaian masih tak terlihat. Justru, serangan balasan terkini masih terus dilancarkan oleh kedua belah pihak, saling menghantam markas dan lokasi strategis militer masing-masing. Situasinya masih sangat genting.
Artikel Terkait
Xpeng Resmikan Dealer 3S Terbaru di Pluit, Perkuat Jaringan di Jakarta
WNI Bercerita 10 Bom Melintas di Atas KBRI Teheran Saat Evakuasi
DPR Gelar Uji Kelayakan 10 Calon Pimpinan OJK Besok
Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz bagi Negara yang Usir Dubes AS dan Israel