Gubernur Banten Serukan Gerakan Menanam di Tengah Lonjakan Harga Cabai

- Selasa, 10 Maret 2026 | 17:35 WIB
Gubernur Banten Serukan Gerakan Menanam di Tengah Lonjakan Harga Cabai

"Contohnya cabai rawit merah, di petani sudah Rp75.000 per kilogram. Mustahil di pasar kita dapat di bawah harga itu, bahkan bisa tembus Rp100.000," jelas Iwan.

Cuaca ekstrem disebut-sebut sebagai biang keroknya. Panen yang berkurang drastis diperparah dengan masalah distribusi. Barang jadi lebih mudah rusak di perjalanan.

"Distribusi terhambat karena hujan, dan tingkat kerusakan produk jadi tinggi. Satu karung bisa sampai hilang 5 kg karena ini," katanya menerangkan soal loss yang terjadi.

Meski harganya tinggi, Iwan memastikan soal ketersediaan barang di pasar tidak perlu dikhawatirkan. Pemerintah Provinsi Banten terus memantau pergerakan stok dari pasar induk hingga ke pedagang kecil.

"Insyaallah, untuk pasokan kita pantau selalu. Dari pasar induk sampai pasar-pasar kecil, stoknya masih tersedia," pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar