Empat Nyawa Melayang dalam Sekejap
Semuanya berlangsung sangat cepat. Menurut keterangan polisi, bencana itu terjadi Minggu siang sekitar pukul dua. Tiba-tiba saja, gunungan sampah itu ambruk. Jalanan, sebuah warung, hingga beberapa truk sampah langsung tertimbun material busuk tersebut.
ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo.
Begitu kabar itu menyebar lewat grup komunikasi, respon petugas pun sangat cepat. Polsek Bantargebang langsung bergerak. Mereka melakukan pengecekan, pendataan, dan tentu saja membantu evakuasi. Sayangnya, dari proses yang berjalan hingga malam itu, sudah empat korban jiwa berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal.
Mereka adalah S (60), pedagang kopi di lokasi; EW (26) yang berprofesi sebagai pemulung; lalu DS (22), sopir truk asal Cilincing, Jakarta Utara; dan IS (40) yang juga seorang sopir truk. Pencarian belum berhenti. Hingga saat ini, alat berat seperti ekskavator masih terus beroperasi mengais tumpukan, berharap menemukan yang masih hilang. Suasana di Bantargebang pagi ini masih tegang, penuh harap dan duka.
Artikel Terkait
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Sertifikasi Kompetensi Personel PHH dan Operator Kendaraan Taktis
KPK Dalami Aliran Dana Bulanan dari Korporasi ke Ketum Pemuda Pancasila
Alumni Janabadra Manfaatkan Ramadan untuk Reuni dan Rencanakan Kontribusi ke Almamater
Presiden Klaim Danantara Masuk Jajaran Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia