Alumni Janabadra Manfaatkan Ramadan untuk Reuni dan Rencanakan Kontribusi ke Almamater

- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:30 WIB
Alumni Janabadra Manfaatkan Ramadan untuk Reuni dan Rencanakan Kontribusi ke Almamater

Suasana hangat dan riuh rendah percakapan memenuhi sebuah tempat di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026) sore itu. Lebih dari 80 orang berkumpul, bukan sekadar menunggu azan Magrib, tetapi merajut kembali ikatan yang lama terpendam. Mereka adalah alumni Universitas Janabadra (UJB) dari berbagai angkatan, yang memanfaatkan momen Ramadan untuk buka puasa bersama dan bersilaturahmi.

Acara yang digelar Janabadra Club ini benar-benar terasa seperti reuni keluarga besar. Di sela-sela santapan takjil dan hidangan berbuka, obrolan mengalir begitu saja. Dari urusan pekerjaan, bisnis, sampai kenangan masa kuliah di Yogyakarta. Tampak jelas, momentum Ramadan ini dimanfaatkan betul untuk memperkuat jaringan dan solidaritas di antara mereka.

Perlu diingat, UJB sendiri bukan kampus baru. Kampus yang berdiri sejak 1958 di Yogyakarta itu punya sejarah panjang. Lebih dari enam dekade usianya, dengan semangat nasionalisme-patriotisme yang kental. Tak heran jika ribuan alumninya kini tersebar dan memegang peran kunci di berbagai lini, mulai dari pemerintahan, dunia profesional, hingga bisnis.

Kehadiran sejumlah tokoh senior dalam acara itu pun memberi warna tersendiri. Salah satunya adalah Hakim Agung Mahkamah Agung, Prof. Yanto. Dalam sambutannya, pria yang juga alumni Fakultas Hukum UJB ini menyoroti perkembangan almamater.

“Universitas Janabadra semakin menunjukkan kemajuan yang signifikan, diantaranya melalui rencana pembukaan program Kenotariatan dalam waktu dekat, serta kesiapan Fakultas Hukum yang kini telah memenuhi syarat akademik untuk membuka program doktoral (S3),” ujar Prof Yanto, Rabu (11/3/2026).

Tak cuma itu, sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI), Prof. Yanto juga mengajak semua alumni untuk terus merawat semangat kebersamaan ini. Pesan senada datang dari tokoh alumni lain, Heroe Waskito.

Dia menekankan soal kontribusi. Baginya, kesuksesan yang diraih para alumni hari ini punya utang budi pada pendidikan di Janabadra.

“Kesuksesan yang kita raih hari ini tidak lepas dari fondasi pendidikan di Janabadra. Oleh karena itu, sudah menjadi panggilan moral bagi kita untuk saling bahu-membahu, menyinergikan jaringan, dan memberikan sumbangsih konkret demi kemajuan kampus tercinta,” tegas Heroe, yang juga Ketua Umum Pergerakan Advokat.

Nah, dari sekadar ngobrol dan bernostalgia, pertemuan ini ternyata menghasilkan rencana yang lebih konkret. Siti Uswatun, Ketua Panitia yang juga Kepala Keasistenan Utama Penegakan Hukum Ombudsman RI, memaparkan dua agenda tindak lanjut.

Pertama, rencana menggelar acara Halal Bihalal Nasional pada 11 April 2026 mendatang. Kedua, yang cukup menarik, adalah proyek penulisan buku antologi. Buku ini nantinya akan menghimpun catatan dan pengalaman historis para alumni selama menimba ilmu di UJB. Sebuah upaya untuk mengabadikan memori sekaligus warisan untuk generasi mendatang.

Jadi, acara buka bersama itu bukan sekadar makan kolak dan gorengan. Lebih dari itu, ia menjadi titik awal untuk menyambung kembali tali yang sempat renggang, dan merancang langkah bersama ke depan untuk almamater.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar