Liga Belanda pekan ini benar-benar tak mau berhenti mengejutkan. Di Stadion Rat Verlegh, Breda, Feyenoord harus gigit jari. Mereka cuma bisa meraih satu poin setelah bermain imbang 3-3 melawan NAC yang sedang berjuang di dasar klasemen.
Ayase Ueda tampil gemilang dengan dua gol. Luciano Valente menambah satu lagi. Tapi itu tak cukup. NAC, dengan semangat juang tinggi, membalas lewat Kamal Sowah, Boyd Lucassen, dan yang tak kalah mengejutkan: Andre Ayew. Seru banget pertandingannya!
Hasil seri ini jelas pahit bagi Feyenoord. Mereka kini tertinggal jauh, 18 poin, dari PSV yang kokoh di puncak. Posisi kedua dengan 49 poin masih mereka pegang, tapi jarak itu terasa menyakitkan. Di sisi lain, NAC malah terperosok ke peringkat 17 dengan koleksi 23 poin.
Sementara itu, suasana berbeda terasa di Deventer. Twente berpesta. Mereka menghajar Go Ahead Eagles dengan skor telak 4-1 di Stadion De Adelaarshorst.
Sam Lammers jadi bintang dengan brace-nya. Kristian Hlynsson ikut mencetak, ditambah satu gol bunuh diri dari Jari De Busser yang memperparah keadaan tuan rumah. Go Ahead Eagles cuma bisa membalas lewat Jakob Breum, sekedar penghibur.
Kemenangan ini mendongkrak Twente ke posisi empat klasemen. Mereka mengumpulkan 44 poin, meski masih terpaut 24 poin dari sang pemuncak. Bagi Go Ahead Eagles, hasil ini bikin mereka stagnan di peringkat 12. Mereka mengantongi 29 poin, cuma enam poin di atas garis merah degradasi. Waswas, tentu saja.
Berikut ringkasan hasil pertandingan pekan ke-26 Eredivisie lainnya:
Heracles 0 - 0 Utrecht
Groningen 3 - 1 Ajax
PSV 2 - 1 AZ
Excelsior 1 - 2 Heerenveen
Sparta Rotterdam 1 - 1 PEC Zwolle
Fortuna Sittard 1 - 4 Telstar
Go Ahead Eagles 1 - 4 Twente
NAC 3 - 3 Feyenoord
NEC 3 - 0 FC Volendam.
Artikel Terkait
Sopir Angkot di Tanah Abang Dibakar Rekan Sesama Sopir, Luka Bakar 40 Persen
KRL Tertabrak Kereta Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Panik dan Berlarian
Pakar Hukum: Masyarakat Harus Hati-Hati terhadap Opini Publik soal Kasus Kejagung
Mensos Gus Ipul Puji Dedikasi Tagana di HUT ke-22: Garda Terdepan yang Harus Cepat dan Tepat dalam Penanganan Bencana