Yang lebih parah lagi, sebuah tanggul di Kecamatan Jombang dilaporkan jebol. Kejadian ini membuat air sungai meluap deras dan membanjiri permukiman warga di sekitarnya. Naluri untuk menyelamatkan diri pun langsung bekerja. Petugas gabungan dari BPBD dan instansi terkait segera bergerak untuk membawa warga ke lokasi yang lebih aman.
"Tanggul air sungai jebol sehingga meluap ke permukiman warga," katanya.
Dampaknya cukup luas. Setidaknya empat kecamatan tercatat terendam, yaitu Grogol, Ciwandan, Cibeber, dan tentu saja Jombang sebagai yang terparah. Data sementara yang dihimpun petugas menyebutkan sekitar 1.700 orang terdampak di Jombang dan sekitarnya. Ratusan di antaranya terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.
Namun begitu, ada kabar baik di tengah musibah ini. "Korban jiwa nihil, beberapa warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ucap Damanhuri melegakan. Kawasan elite maupun perkampungan padat penduduk, semuanya merasakan dampak yang sama. Genangan air tak pandang bulu.
Artikel Terkait
Harga Minyak Mentah Anjlok, IEA Siapkan Pelepsan Cadangan Darurat
Israel Lancarkan Serangan ke Basis Hizbullah di Beirut, Kelompok Balas dengan Puluhan Roket
Kemenag Dorong Praktik Keagamaan yang Lebih Berdampak Sosial dan Ekonomi
Menkeu Purbaya: Depresiasi Rupiah 0,3% Lebih Baik Dibanding Mata Uang Negara Tetangga