Indonesia dan Pakistan Bersama-sama Inisiasi Misi Diplomasi ke Iran untuk Redakan Ketegangan Teluk

- Senin, 09 Maret 2026 | 02:15 WIB
Indonesia dan Pakistan Bersama-sama Inisiasi Misi Diplomasi ke Iran untuk Redakan Ketegangan Teluk

"Koordinasi Indonesia dan Pakistan akan menjadi modal bagi pembangunan D8," jelas Reza. Apalagi, organisasi itu rencananya akan menyelenggarakan KTT di Jakarta bulan April mendatang.

Tak hanya itu. Kedua negara ini dilihatnya sebagai contoh negara demokrasi modern dengan populasi Muslim yang besar. Potensi itu bisa jadi referensi bagi pembangunan dunia yang berkelanjutan.

Soal rencana kunjungan ke Teheran sendiri, pertama kali diungkapkan langsung oleh Presiden Prabowo. Itu terjadi dalam pertemuan dengan para kiai, ulama, dan cendekiawan muslim di Istana Kepresidenan, Kamis malam lalu.

Ketua Dewan Penasihat ICMI, Jimly Asshiddiqie, yang hadir dalam pertemuan itu membenarkan.

"Beliau tadi bercerita sebelum pertemuan ini, ada bicara telepon dengan Perdana Menteri Pakistan," kata Jimly.

"Dan yang saya bersyukur, Presiden dan Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama berkunjung ke Teheran. Itu yang diterangkan tadi oleh Presiden," sambungnya.

Nah, langkah ini tentu akan disorot banyak pihak. Apakah benar-benar bisa meredam ketegangan, atau hanya jadi catatan kaki dalam sejarah konflik yang rumit? Waktu yang akan menjawab.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar