Minggu (8/3) lalu, suasana di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, tampak sibuk. Dari siang hingga malam, setidaknya lima rapat berbeda digelar, menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah. Kabar ini diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya lewat akun Instagram-nya.
Menurut Teddy, dalam setiap pertemuan itu Presiden meminta pembaruan informasi seputar isu-isu strategis, baik dalam maupun luar negeri. Agenda hari itu padat dan beragam.
Pertemuan pertama membahas kemajuan pembangunan sepuluh kampus baru. Fokusnya pada bidang STEM Sains, Teknologi, Engineering, Matematika dan juga pendidikan kedokteran. Ini jadi perhatian serius pemerintah.
Lalu, pembicaraan beralih ke dunia perguruan tinggi. Prabowo ingin tahu progres pengembangan beberapa PTN agar peringkat globalnya naik. Harapannya, kerja sama dengan universitas top dunia bisa makin terbuka lebar.
Namun begitu, perhatian tidak hanya tertuju ke dalam negeri. Situasi panas di Timur Tengah juga jadi bahan pembahasan, khususnya kaitannya dengan dinamika geopolitik yang berdampak pada Indonesia.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Indonesia pada Maret 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan HUT Pertama Danantara
Anggota MPR Siti Mukaromah Ajak Perempuan Banyumas Perkuat Empat Pilar dan Peran di Keluarga
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta