Hujan yang mengguyur semalaman ternyata bikin sejumlah wilayah kebanjiran. Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, jadi salah satu yang terendam. Nggak tanggung-tanggung, genangannya bikin banyak pengendara akhirnya memutar balik. Tapi ya namanya juga manusia, ada aja yang nekat mau menerobos.
Di Jalan Duren Bangka, Kemang Timur, situasinya cukup parah. Sekitar pukul satu siang lebih tadi, air masih menggenang setinggi kurang lebih 30 sentimeter. Dari pantauan langsung, terlihat jelas bagaimana arus lalu lintas berubah total. Ratusan motor dan mobil memilih untuk berbalik arah, menghindari kubangan air yang menguasai jalanan.
Namun begitu, selalu ada saja yang ngotot. Beberapa pengendara motor mencoba peruntungannya, menerjang banjir dengan harapan bisa selamat sampai seberang. Hasilnya? Banyak yang malah kecele. Beberapa motor terlihat mogok di tengah genangan, terpaksa didorong oleh pemiliknya yang sudah kebasahan. Pemandangan yang cukup memilukan, sebenarnya.
Banjir nggak cuma di Kemang. Jalan Mampang Prapatan 16 juga ikut tergenang. Uniknya, di tengah kesulitan warga karena banjir, ada yang memanfaatkan momen ini untuk mencuci motornya. Ya, daripada air menggenang begitu aja, begitu mungkin pikirnya.
Warga setempat yang melihat kondisi itu aktif mengingatkan pengendara. Mereka berjaga di pinggir jalan, memberi isyarat atau teriak-terikan agar kendaraan memutar balik. Tinggi air sendiri bervariasi, mulai dari 10 cm sampai yang paling dalam bisa nyampe 50 cm. Cukup untuk bikin kendaraan ringan terombang-ambing atau mogok total.
"Putar balik Pak, jangan nekat, nanti kalau nekat mati mesin,"
seru seorang warga mencoba menahan seorang pengendara yang tampaknya masih ragu. Imbauan seperti itu terdengar di beberapa titik, sayangnya nggak semua orang mau mendengarkan. Ngeyel, pokoknya. Akibatnya bisa ditebak: bertambah lagi kendaraan yang mogok dan memperparah kemacetan.
Artikel Terkait
Kebakaran Hanguskan Empat Kios di Pulogebang, Tak Ada Korban Jiwa
Target Juni 2026, Pembangunan Sekolah Rakyat Masih Hadapi Tantangan Progres
Pasangan di Kupang Dibekuk Polisi dan FBI Atas Bisnis Phishing Global Rugikan Rp 250 Miliar
Air Keran Tak Layak Minum, Warga Terpaksa Bayar Tiga Kali untuk Kebutuhan Dasar