"Ramadan ini kan waktu di mana hati kita jadi lebih lembut. Kolaborasi antara alumni, lembaga keuangan, kampus, dan masyarakat ini membuktikan kita bisa bersama-sama jadi ujung tombak perubahan," tegas Supriyadi.
Rektor UWG Malang, Anwar, yang menyambut hangat seluruh tamu, sepakat dengan hal itu. Baginya, kampus bukan cuma tempat menimba ilmu.
"Ini juga rumah bagi semangat kepedulian sosial. Saat kita melihat anak-anak ini tersenyum, itu adalah hadiah terindah. Tidak bisa dibandingkan dengan apa pun," ujarnya.
Dukungan untuk kegiatan sosial penuh makna ini datang dari berbagai pihak. Sebut saja PT Ikawiga Kreasi Nusantara (IKKN), Bank Syariah Indonesia (BSI) Pamekasan, Bank Tabungan Negara (BTN) Pamekasan, BPRS Sumekar Sumeneo, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) Depok, plus donatur dari alumni dan masyarakat umum.
Setiap butiran nasi yang disantap, setiap senyuman polos anak-anak, dan setiap ucapan terima kasih yang tulus semuanya adalah bukti nyata. Kebaikan kecil, bila dikerjakan bersama, bisa menjadi sinar terang yang memberi harapan. Semoga semangat seperti ini terus menular dan menginspirasi kita semua untuk tak berhenti berbagi.
Artikel Terkait
Ajax Amsterdam Tumbang 1-3 dari Groningen, Marten Paes Kebobolan Tiga Kali
Polisi Tenjo Antar Keluarga Korban Mogok Pulang di Tengah Malam
Gempa M 4,8 Guncang Lebong, Dirasakan hingga Kota Bengkulu
Persib Bidik Hat-trick Gelar Juara BRI Liga 1 di Tengah Persaingan Ketat