"Kami datangi para pengendara tersebut dan kami memberikan teguran lisan dan imbauan-imbauan yang bersifat edukatif dengan harapan tidak mengulangi perbuatannya," kata Reiki.
Menurutnya, para pengemudi itu sudah menyampaikan permohonan maaf. "Kita lebih mengedepankan upaya preventif dan memberikan pengarahan yang bersifat edukatif," tambahnya.
Namun begitu, aksi mereka bukan tanpa risiko. Perilaku zig-zag seperti itu, meski di tol yang sepi, sangat berpotensi memicu kecelakaan. Bayangkan jika ada kendaraan lain melaju kencang dari belakang. Sudah pasti bahayanya sangat besar.
Masyarakat punya alasan untuk resah. Jalan tol bukan arena balap atau lokasi syuting. Kelakuan iseng demi konten semacam ini, selain melanggar aturan, benar-benar mengabaikan keselamatan bersama.
Artikel Terkait
Valorant Gelar Event FTW Night Queue dengan Hadiah Eksklusif Mulai Maret 2026
Presiden Iran Kecam AS-Israel dalam Telepon dengan Putin, Desak Dukungan Internasional
Malut United Tantang PSM Makassar yang Terpuruk di BRI Liga 1
Kapolri Pimpin Aksi Tanam Jagung Nasional, Targetkan Produksi Hampir 2 Juta Ton