BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 6-12 Maret 2026

- Jumat, 06 Maret 2026 | 13:05 WIB
BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 6-12 Maret 2026

Jakarta bersiap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI baru saja mengeluarkan peringatan resmi soal cuaca ekstrem yang akan menyapa Ibu Kota. Peringatan ini berlaku mulai hari ini, 6 Maret, hingga 12 Maret 2026 mendatang.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @bpbddkijakarta, badan tersebut menyebut potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. Menurut informasi yang dibagikan Jumat (6/3/2026) ini, sumber peringatan dini itu berasal dari BMKG.

"Periode: 6 - 12 Maret 2026. Peringatan dini cuaca. Hujan dengan intensitas lebat - sangat lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kep. Seribu. Sumber: BMKG,"

Nah, melihat ancaman ini, BPBD punya sejumlah imbauan penting untuk warga. Intinya, masyarakat diminta untuk selalu waspada dan siaga. Jangan sampai lengah.

Beberapa langkah praktis bisa segera dilakukan. Siapkan payung atau jas hujan sebelum keluar rumah, dan pastikan tas siaga bencana sudah siap di tempat yang mudah dijangkau. Pantauan tinggi muka air bisa diakses melalui situs resmi BPBD. Untuk panduan lebih lengkap, ada buku kesiapsiagaan yang bisa diunduh.

Kalau nemu genangan atau potensi banjir di sekitar kamu, laporkan segera lewat aplikasi JAKI. Informasi terkini soal banjir juga bisa dipantau lewat situs pantau banjir Pemprov DKI. Dan ingat, dalam kondisi darurat yang mengancam jiwa, nomor 112 adalah jalur tercepat untuk minta pertolongan.

Nyalakan Lampu, Kurangi Kecepatan

Lalu, gimana kalau harus berkendara saat hujan atau banjir melanda? Pemprov Jakarta membagikan tipsnya. Poin utamanya sederhana: pelan-pelan saja. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak. Fokuslah ke jalan, jangan sibuk dengan handphone.

Sebelum menerobos hujan, cek dulu kondisi kendaraan. Pastikan ban, rem, wiper, lampu, hingga AC berfungsi baik. Dan sebisa mungkin, hindari ruas jalan yang sudah terlihat tergenang atau yang lalu lintasnya padat banget.

Bagi pengendara motor, persiapannya harus lebih ekstra. Gunakan helm dengan kaca bening agar pandangan tetap jelas. Jas hujan warna cerah lebih disarankan agar lebih terlihat pengendara lain. Pakai sepatu berbahan karet biar nggak gampang licin. Hati-hati dengan genangan air yang bisa menyembunyikan lubang di jalan. Jika hujan terasa terlalu deras, cari tempat berteduh yang aman. Tapi ingat, jangan di bawah pohon, jembatan, atau flyover.

Untuk yang membawa mobil, disiplinlah di jalan. Tetap di lajur kiri kecuali saat mendahului. Jaga kecepatan, jangan terlalu pelan di bawah 60 km/jam atau ngebut melebihi 80 km/jam. Nyalakan lampu kecil saat hujan turun. Jangan gunakan bahu jalan untuk berlalu-lalang. Dan perhatikan betul rambu-rambu, apalagi jika ada pekerjaan di jalan tol.

Intinya, dalam beberapa hari ke depan, kondisi alam memang kurang bersahabat. Tapi dengan kesiapan dan kewaspadaan ekstra, risiko bisa kita tekan bersama.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar