Kasus OTT KPK yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq tak hanya berhenti di sang istri. Sorotan kini beralih ke suaminya, Ashraff Abu, yang diduga ikut menerima aliran dana terkait kasus itu.
Fadia Arafiq, bupati dari Partai Golkar itu, diamankan KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan di Semarang, Selasa dini hari (3/3/2026). Ia langsung ditetapkan sebagai tersangka untuk dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing. Tapi, riak kasusnya ternyata menjalar lebih jauh.
Dari penyelidikan yang dilakukan aparat, aliran dana dan aset yang ditelusuri mengarah pada orang-orang terdekat Fadia. Salah satu nama yang mencuat adalah sang suami, Mukhtaruddin Ashraff Abu. Dugaan keterlibatannya mulai mengemuka.
Menurut informasi, Ashraff dan anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff, mendirikan PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan ini dibentuk sekitar satu tahun setelah Fadia menjabat bupati untuk periode pertamanya (2021-2025). Diduga, RNB digunakan untuk mengakali proyek pengadaan di Pemkab Pekalongan.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, sempat berkomentar soal hal ini.
“Secara aturan, tidak ada larangan bagi kepala daerah atau keluarganya untuk punya perusahaan,” ujarnya.
“Namun begitu, persoalan baru muncul jika perusahaan itu kemudian ikut serta dalam proyek-proyek di lingkungan pemerintahannya sendiri. Itu yang jadi masalah,” lanjut Asep.
Lantas, siapa sebenarnya Ashraff Abu ini?
Profilnya cukup menarik. Ia dikenal publik sebagai mantan penyanyi dangdut era 90-an, pelantun lagu “Sharmila”, sebelum akhirnya banting setir ke dunia politik. Karier politiknya terbilang mentereng. Pada Pemilu 2024 lalu, ia maju sebagai caleg Partai Golkar untuk Dapil Jawa Tengah X dan berhasil meraih suara tertinggi tepatnya 177.436 suara mengalahkan pesaing dari kalangan artis hingga mantan menteri.
Pria kelahiran Vylathur, Kerala, India, 15 Agustus 1968 ini menikah dengan putri mendiang pedangdut legendaris A. Rafiq. Mereka dikaruniai enam orang anak.
Yang mengejutkan, dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir per 30 Maret 2025, kekayaan Ashraff Abu mencapai angka yang fantastis: Rp42,2 miliar.
Rinciannya, sebagian besar hartanya berasal dari tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp35,4 miliar. Konon, salah satu aset propertinya bahkan berada di Malaysia. Selain itu, ia memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp3,1 miliar, kas sekitar Rp1,4 miliar, serta harta lain-lain sekitar Rp2,3 miliar. Menariknya, dalam laporannya, ia tercatat tidak memiliki hutang sama sekali.
Dengan latar belakangnya yang berwarna, dari panggung hiburan ke gelanggang politik, dan kini terseret dalam sorotan kasus korupsi sang istri, perjalanan Ashraff Abu memang menyimpan banyak cerita. Kasus ini masih terus bergulir, dan kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Bareskrim Sita 76 Ribu Unit Ponsel Ilegal Senilai Rp235 Miliar di Sidoarjo dan Jakarta
Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor Bersenjata di Serang, Sita Dua Senjata Api Rakitan
S&P Global Ratings Proyeksikan Peringkat Utang Indonesia Stabil Hingga 2028
KRL Mati Listrik dan Terhenti di Perlintasan, Penumpang Kepanasan