Misteri masih menyelimuti penemuan bayi perempuan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sampai saat ini, polisi masih berusaha melacak keberadaan orang tuanya. Siapa mereka? Kenapa harus meninggalkan anaknya begitu saja? Pertanyaan-pertanyaan itu masih menggantung.
Belum lagi soal surat yang ikut ditemukan bersama bayi malang itu. Yang membuat penasaran, surat itu justru ditulis atas nama seorang anak berusia 12 tahun yang mengaku sebagai kakak si bayi. Benarkah? Atau hanya kamuflase? Polisi tentu saja sedang mengusutnya.
Menurut sejumlah saksi, ada sosok pria yang terlihat membawa bayi tersebut sebelum akhirnya menghilang. Kabar ini masih perlu diverifikasi, tapi setidaknya memberi sedikit arah bagi penyelidikan. Di sisi lain, tim polisi terus mendalami siapa sebenarnya pihak yang menitipkan atau lebih tepatnya meninggalkan bayi itu di lokasi.
Kejadiannya berlangsung Selasa sore lalu, sekitar pukul lima lewat. Lokasinya di sudut sebuah gang di Jalan Pejaten Raya, persisnya di depan rumah warga. Sebuah gerobak nasi uduk menjadi tempat penemuan yang tak terduga.
Bayi itu ditemukan warga dalam keadaan terbungkus kantung belanja hitam. Selain si bayi, ada juga beberapa barang: susu bubuk, tisu basah, sarung tangan bayi, dan tentu saja secarik surat yang sudah disebutkan tadi.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menjelaskan kronologi yang diterima dari saksi.
“Dalam gerobak tersebut saksi Dinda melihat tas belanja warna hitam, kemudian saksi melihat seorang bayi perempuan dalam posisi miring memakai pakaian boneka bear warna biru dan diselimuti baby blanket,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Suasana yang awalnya tenang tiba-tiba berubah riuh. Begitu tahu ada bayi di dalam tas, warga pun berkerumun. Bayi itu kemudian segera dibawa masuk ke rumah, dibersihkan, dan diganti popoknya agar lebih nyaman.
Tak lama setelah kejadian, warga melaporkan temuan ini ke Polsek Pasar Minggu. Kini, penyelidikan berfokus pada identitas orang tua bayi dan motif di balik tindakan mereka. Masyarakat sekitar masih terus membicarakan insiden ini, sambil berharap ada titik terang segera.
Artikel Terkait
Remaja Sragen Putus Sekolah Kembali Bangkit Berkat Sekolah Rakyat
Pemkot Jakarta Barat Keruk Sedimen dan Sampah di Saluran Penghubung Kali Krukut
Tiga ABK Indonesia Korban Kebakaran Kapal di Pakistan Segera Dipulangkan
Satu Warga Tewas, Empat Dirawat Usai Diduga Keracunan Kepiting di Minahasa Selatan