Lestari Moerdijat Desak Pengesahan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rentan

- Kamis, 05 Maret 2026 | 20:30 WIB
Lestari Moerdijat Desak Pengesahan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rentan

Lestari Moerdijat, atau yang akrab disapa Rerie, punya satu pesan mendesak: RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) harus secepatnya disahkan. Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan, langkah itu bukan sekadar urusan prolegnas, melainkan wujud nyata dari amanat konstitusi kita. UUD 1945 jelas menyebut negara wajib melindungi segenap bangsanya.

“Segera mengesahkan RUU PPRT menjadi undang-undang merupakan bagian dari realisasi membangun sistem perlindungan bagi kelompok marginal yang paling terdampak dalam dinamika gejolak ekonomi yang terjadi saat ini,” tegas Rerie dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Nada serupa juga terdengar dari Senayan. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pihaknya akan segera memulai rapat dengar pendapat umum terkait RUU tersebut. Rencananya, pembahasan akan melibatkan banyak pihak secara penuh, mulai dari serikat buruh hingga asosiasi pengusaha.

Latar belakang desakan ini cukup kuat. Menurut Rerie, gejolak ekonomi global yang dipicu ketegangan AS-Iran sudah mulai terasa dampaknya di dalam negeri. Dalam situasi seperti ini, kelompok marginal yang paling rentan harus jadi prioritas perlindungan. Dan salah satu solusi konkretnya ya dengan mengesahkan RUU PPRT ini.

Data yang dirilis Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) cukup mengkhawatirkan. Catatan mereka dari 2021 hingga 2024 mencatat ada 3.308 laporan kasus kekerasan terhadap pekerja rumah tangga.

“Angka tersebut harus mampu memicu kepedulian bersama untuk segera mengatasinya dengan memberi perlindungan yang menyeluruh bagi pekerja rumah tangga,” imbuh Rerie.

Yang bikin persoalan ini terasa pilu adalah perjalanan panjangnya. Rerie mengingatkan, pembahasan RUU ini sudah berlangsung sejak 22 tahun silam. Masuk prolegnas pertama kali tahun 2004, tapi hingga kini belum juga rampung.

Di sisi lain, ia berharap semua pihak bisa aktif berperan. “Saya mendorong agar semua pihak berperan aktif menumbuhkan semangat solidaritas sebagai sesama anak bangsa, dalam membangun sistem yang mampu melindungi setiap warga negara, termasuk bagi pekerja rumah tangga,” pungkasnya.

Jadi, momentum politik sekarang sepertinya sedang mengarah ke sana. Tinggal niat dan konsistensi untuk mewujudkannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar