"Seseorang bertanya, pada skala 10, di mana Anda akan menilainya? Saya katakan sekitar 15."
Dia melanjutkan, "Kita berada dalam posisi yang sangat kuat sekarang. Kepemimpinan mereka dengan cepat lenyap. Setiap orang yang tampaknya ingin menjadi pemimpin, mereka akhirnya mati."
Hari itu adalah hari kelima perang. Dalam kesempatan tersebut, Trump kembali membenarkan serangan ke Iran. Alasannya, Teheran disebut sedang dalam proses memperoleh senjata nuklir.
"Ketika orang gila memiliki senjata nuklir, hal-hal buruk terjadi," tambahnya, tanpa menyebut nama secara spesifik.
Artikel Terkait
NasDem Gelar Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim di Sleman
Anggota DPR Peringatkan Dampak Kebijakan Iran pada Stabilitas Pangan Indonesia
Wall Street Pulih Didorong Data Ekonomi Kuat, Abaikan Sementara Eskalasi Timur Tengah
Serangan Udara Israel di Dekat Bandara Beirut Tewaskan Tiga Warga