sambungnya.
Maka itu, Operasi Ketupat 2026 sudah disiapkan. Operasi bakal berlangsung 13 hari penuh, dari tanggal 13 sampai 25 Maret tahun depan. Soal puncak arus, polisi memprediksi ada dua gelombang. Yang pertama kemungkinan besar terjadi pada 14-15 Maret. Sedangkan gelombang kedua menyusul di tanggal 18-19 Maret waktunya beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi.
Di sisi lain, persiapan teknis juga digeber. Beragam rekayasa lalu lintas bakal diterapkan, mulai dari sistem satu arah, contraflow, sampai ganjil-genap. Buat yang lewat pelabuhan, delaying system juga disiapkan. Intinya sih, biar perjalanan mudik dan balik lancar jaya.
Untuk mengawal semua itu, sebanyak 161.243 personel gabungan akan dikerahkan. Mereka tak cuma menjaga jalanan, tapi juga mengamankan pusat keramaian dan titik-titik vital lain selama periode mudik. Jadi, meski jumlah pemudik diprediksi turun sedikit, pengamanannya tetap maksimal.
Artikel Terkait
Kapolri Sorot Dampak Ekonomi dari Operasi Ketupat 2026
Metro TV Siarkan Program Ramadan dan Berita 24 Jam pada Selasa, 3 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Peringatkan Ketegangan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Harga Minyak Indonesia
Golkar Desak PBB Ambil Langkah Konkret Hentikan Perang di Timur Tengah