Kabarnya, mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran. Kejadian itu disebut terjadi Sabtu lalu. Tapi, jangan buru-buru percaya. Partai Dolate Bahar, yang jadi wadah politik Ahmadinejad, justru membantah keras kabar itu.
Lewat situs resminya, mereka menyebut laporan kematian sang mantan presiden sebagai informasi yang keliru. Pernyataan itu dikutip dari kantor berita DPA, Senin kemarin.
Bantahan serupa datang dari kalangan dalam. Seorang penasihat dekat Ahmadinejad, yang memilih untuk tidak disebut namanya, mengonfirmasi bahwa bosnya itu masih bernapas lega. Meski serangan AS-Israel dikabarkan menyasar pimpinan senior dan fasilitas militer Iran, Ahmadinejad disebut sama sekali tidak terluka.
Menurut penjelasannya, serangan itu memang terjadi di sekitaran lokasi. Sebuah bangunan yang terkait dengan tim pengawal keamanan Ahmadinejad menjadi sasaran. Akibatnya, tiga pengawalnya yang merupakan anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan gugur.
Artikel Terkait
Golkar Desak PBB Ambil Langkah Konkret Hentikan Perang di Timur Tengah
TikToker Shella Ganiswara Minta Maaf Usai Gimmick Jadi Lisa BLACKPINK Picu Kontroversi
Wakil Ketua MPR Desak Perlindungan Penuh bagi Penyandang Disabilitas
KPAI Ungkap Kekerasan terhadap Bocah Sukabumi Dilakukan oleh Ayah dan Ibu Tiri