Suasana di Mediterania Timur makin memanas. Di tengah eskalasi konflik antara Israel, Amerika, dan Iran, sebuah insiden terjadi di pangkalan militer Inggris di Siprus. Presiden Nikos Christodoulides mengonfirmasi bahwa sebuah drone Iran jatuh di fasilitas tersebut, tepatnya di Akrotiri, pada hari Senin (2/3).
Kejadiannya berlangsung beberapa menit setelah tengah malam. Menurut Christodoulides, drone jenis Shahed itu menabrak pangkalan Inggris, mengakibatkan kerusakan material ringan. Ia menyampaikan hal ini seperti dilaporkan kantor berita AFP.
Dalam pernyataannya, Christodoulides tampak berusaha menegaskan posisi netral negaranya. "Kita berada di wilayah dengan ketidakstabilan geopolitik yang khusus, dengan banyak tantangan dan masalah, yang sedang mengalami krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya.
"Tanah air kita tidak berpartisipasi dengan cara apa pun dan tidak bermaksud untuk menjadi bagian dari operasi militer apa pun," tegas Presiden Siprus itu.
Pernyataan itu muncul menyusul konfirmasi dari Kementerian Pertahanan Inggris. Mereka mengaku telah merespons dugaan serangan drone di pangkalan mereka tersebut.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tawarkan Koneksi JPO Sarinah ke Dalam Gedung, Terganjal Status Cagar Budaya
Luna Alhamdy Ungkap Sakit Hati atas Virgoun yang Cepat Move On dan Menikah
Iran Akui Situs Nuklir Natanz Diserang AS dan Israel
Iran Klaim Serang Kapal Induk AS, CENTCOM Bantah dan Konfirmasi Korban Jiwa