Suasana di Pondok Pesantren Al Hamid, Cipayung, Sabtu siang itu, tiba-tiba berubah serius. Gubernur Jakarta Pramono Anung, yang sedang melakukan Safari Ramadan, menyampaikan kabar yang baru saja terjadi: serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran, yang langsung dibalas oleh Tehran. "Kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja," ujarnya, menyiratkan kekhawatiran yang dalam.
Menurut Pramono, konflik terbuka ini jelas akan mengguncang banyak hal. Dampaknya bakal terasa secara global, dan Indonesia khususnya Jakarta tak mungkin kebal dari imbasnya. Ia mengajak semua pihak untuk lebih berhati-hati dan waspada.
Lalu, apa yang paling dikhawatirkan? Salah satunya adalah harga-harga. Pramono menjelaskan, konflik ini terjadi di titik yang sangat rawan: jalur transportasi dunia. Bayangkan saja Selat Hormuz, lalu lintas minyak dan barang global yang padat di sana. Gangguan sedikit saja bisa berakibat besar.
Artikel Terkait
Dokumen Ungkap Upaya Terakhir Epstein Beli Istana Rp248 M Sebelum Ditangkap
Trump Umumkan Operasi Militer AS Skala Besar Dimulai di Iran
Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak
AS dan Israel Luncurkan Serangan Besar, Desak Rakyat Iran Gulingkan Rezim