“Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji Raharjo dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Ia juga punya pesan buat para penyelenggara. Menurutnya, PPIU harus aktif bangun komunikasi. Entah itu dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI di Jeddah, atau KBRI di Riyadh. Tujuannya jelas: biar informasi mengalir lancar dan tindakan bisa diambil dengan cepat kalau ada perkembangan baru.
Jadi, intinya situasi memang sedang tidak stabil. Namun begitu, pihak berwenang berusaha mengelola keadaan sebaik mungkin. Bagi jamaah dan keluarga, yang utama sekarang adalah menjaga komunikasi dan mencari info dari sumber yang benar-benar terpercaya. Jangan sampai termakan hoax yang malah bikin suasana makin runyam.
Artikel Terkait
Dokumen Ungkap Upaya Terakhir Epstein Beli Istana Rp248 M Sebelum Ditangkap
Trump Umumkan Operasi Militer AS Skala Besar Dimulai di Iran
Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak
AS dan Israel Luncurkan Serangan Besar, Desak Rakyat Iran Gulingkan Rezim