Target 30 persen RTH di Jakarta masih jauh dari realita. Saat ini, baru sekitar 5 persen. "Masih jauh sekali," ujar Ghozi.
Ia lalu menambahkan, dampaknya bukan cuma soal banjir. "Polusi udara harus kita segerakan, lalu pengelolaan sampah di Cakung, di Rorotan ini menjadi sorotan sekali ke depannya," paparnya.
Layanan Gratis Bukan Cuma Soal Cuma-Cuma
Selain infrastruktur dan lingkungan, Ghozi juga menyentuh soal fasilitas pendidikan dan kesehatan. Memang, layanan gratis adalah hak warga. Tapi, menurutnya, yang tak kalah penting adalah kualitas layanan itu sendiri.
Layanan gratis harus diiringi dengan mutu yang prima. Baru kemudian kesejahteraan masyarakat bisa benar-benar terangkat.
Untuk mencapai itu, perubahan harus digencarkan. Caranya? Dengan pengawasan dan monitoring yang lebih ketat. Jangan hanya menunggu keluhan dari masyarakat.
"Makanya saya pikir yang harus kita perhatikan agar red flag itu sebagai monitoring dan evaluasi kita," jelas Ghozi.
Harapannya jelas: kehidupan di Jakarta, melalui kebijakan yang lebih baik, bisa diperbaiki selangkah demi selangkah.
Artikel Terkait
Ekspor Ikan Segar Capai Rp85 Juta via PLBN Badau ke Malaysia
AHY Khawatir Konflik Israel-Iran Ganggu Stabilitas Global dan Penerbangan Sipil
Presiden Prabowo Tegaskan Keberagaman adalah Kekuatan Indonesia di Puncak Imlek Festival 2026
Iran Tutup Seluruh Universitas dan Balas Serangan AS-Israel dengan Guncang Pangkalan Militer di Teluk