Unit yang dijuluki Satuan Tugas Scorpion ini adalah produk SpektreWorks, sebuah perusahaan dari Arizona. Awalnya cuma proyek eksperimental militer, kini mereka resmi jadi bagian dari gudang senjata AS. Keberadaan mereka makin relevan melihat pengerahan militer besar-besaran AS di Timur Tengah belakangan ini sebuah langkah Trump untuk mendesak Iran kembali ke meja perundingan soal program nuklirnya.
Di sisi lain, di Jenewa, perundingan antara AS dan Iran justru menunjukkan secercah harapan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut ada kemajuan baik setelah pertemuan Kamis lalu. Menurutnya, putaran perundingan berikutnya bisa digelar “segera”.
Sementara diplomasi berjalan, militer tak berhenti bersiap. Buktinya, salah satu drone kamikaze ini sudah diuji coba di kawasan Teluk pertengahan Desember tahun lalu. Uji coba dilakukan dari dek kapal tempur pesisir USS Santa Barbara, yang memang jadi bagian dari armada AS di wilayah itu. Sebuah demonstrasi kemampuan yang jelas bukan tanpa maksud.
Artikel Terkait
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Uang Rp 5 Miliar dari Kasus Suap
KPK Periksa 12 Kepala Desa Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pati
Dua Akses Hutan Kota Cawang Ditutup Permanen Cegah Penyalahgunaan
Kataib Hizbullah Siapkan Milisi Irak untuk Perang Panjang Jika AS Serang Iran