"Kami imbau semua pihak, termasuk dunia usaha," sebut Budi. "Jangan sampai ada inisiatif memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun."
Alasannya sederhana tapi berat. Pemberian hadiah yang tampaknya 'biasa' itu bisa menjadi bumerang. Ia berpotensi menciptakan konflik kepentingan yang pelik di kemudian hari.
Budi mengkhawatirkan hal itu. "Bisa memicu benturan kepentingan. Nah, ini risikonya besar, bisa berkembang menjadi tindak pidana korupsi," ucapnya.
Jadi, pesannya singkat: jaga diri, jaga integritas. Agar momen Ramadan hingga Lebaran nanti bersih dari praktik-praktik yang merusak.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Laut di Maluku Barat Daya
Sidang Vonis Korupsi Pertamina Ricuh, Ditunda hingga Dini Hari
Siswi SMP Dibawa Kabur dan Jadi Korban Pencabulan Usai Dikenal di Grup WhatsApp
Kemenag Tegaskan Zakat Wajib, Ajak Umat Tingkatkan Kedermawanan Melampaui 2,5%