Di sisi lain, pemerintah tak tinggal diam. Program Asta Cita yang fokus pada kemajuan bangsa terus digenjot pelaksanaannya. Upaya diplomasi juga digencarkan agar Indonesia punya peran aktif menciptakan perdamaian dunia.
"Berbagai strategi saat ini dilaksanakan," jelasnya.
Strategi itu meliputi swasembada pangan, penyediaan makanan bergizi, hilirisasi industri, dan penguatan SDM. Ia juga menyebut program terkait lingkungan, seperti waste to energy, yang menurutnya perlu dukungan semua pihak.
Pada akhirnya, Sigit mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu. Persatuan, katanya, adalah modal utama. Ia mengingatkan untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa yang dibangun bersama-sama.
"Mulai dari rekan-rekan pemuda, rekan-rekan aktivis, para ulama, masyarakat sipil, serta seluruh elemen bangsa lainnya... kesatuan dan persatuan itu menjadi modal utama,"
tutupnya, menekankan bahwa kerja keras kolektif itulah kunci menuju Indonesia Emas 2045.
Artikel Terkait
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Diskusi Publik Soroti Kebebasan Sipil dan Tantangan Demokrasi di Indonesia
Bupati Tulungagung Tersangka KPK, Diduga Pakai Surat Sakti untuk Paksa Pejabat