(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
NIB Bisa Terbit Lebih Cepat
Selain kemudahan untuk UMKM, BKPM juga memperkuat komitmen lewat service level agreement (SLA) dengan kementerian teknis. Prinsip fiktif positif juga dijalankan. Maksudnya, izin bisa langsung terbit sesuai batas waktu yang disepakati, sementara pemeriksaan teknis detailnya dilakukan kemudian lewat mekanisme post-audit.
Model layanan paralel seperti ini, kata Todotua, punya tujuan utama: memangkas siklus investasi. Selama ini, tahap perizinan awal sering jadi biang keladi kemacetan.
“Kita mencoba memodifikasi ini, mentransformasi ini supaya paralel, sehingga cycle investasi kita ini bisa lebih pendek,” ujarnya.
“Dengan cycle investasi yang pendek ini realisasi investasi ini juga bisa lebih cepat terealisasi.”
Jadi, langkahnya sudah jelas. BKPM berjanji akan terus melakukan sosialisasi dan pembenahan OSS secara berkelanjutan. Konsistensi dalam mempercepat layanan perizinan ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak utama. Agar target investasi yang fantastis itu bukan sekadar angka di atas kertas, tapi benar-benar terwujud di lapangan.
Artikel Terkait
Minat WNA Jadi WNI Melonjak, Namun Seleksi Makin Ketat
Sepuluh Perwira Sespimmen Polri Kunjungi Polres Bangkalan untuk Asah Kapasitas Kepemimpinan
Menteri Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Cagar Budaya Padang Betuah di Bengkulu
Longsor di Nusa Penida, Personel TNI Bantu Bersihkan Rumah Tertimpa