Gunung Ibu di Maluku Utara kembali menunjukkan aktivitasnya. Minggu sore, tepatnya pukul 17.33 WIB, gunung api itu erupsi lagi. Dari kejauhan, abu vulkaniknya terlihat membubung tinggi, mencapai sekitar 300 meter di atas puncaknya.
Menurut keterangan resmi dari laman Magma ESDM, erupsi tercatat terjadi pada 22 Februari 2026. Kolom abunya berwarna kelabu, tebal, dan condong mengarah ke timur. Data seismograf mencatat getaran dengan amplitudo 28 mm, berlangsung hampir satu menit.
"Telah terjadi erupsi G. Ibu, Maluku Utara pada tanggal 22 Februari 2026 pukul 17:33 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 1.625 m di atas permukaan laut)," bunyi pernyataan itu.
Nah, pasca kejadian ini, status Gunung Ibu tetap di level II atau Waspada. Imbauannya jelas: masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah. Bahkan, untuk area yang mengarah ke bukaan kawah di bagian utara, zonanya diperluas hingga 3,5 kilometer. Bahayanya nyata.
Artikel Terkait
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak Kalsel
Sampah Meluber di TPS 3R Pulogebang, Warga Khawatirkan Ancaman Penyakit
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang
Presiden Iran Tegaskan: Gencatan Senjata dengan AS Bergantung pada Penghentian Serangan Israel ke Lebanon