MURIANETWORK.COM - Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta resmi berakhir dengan catatan kinerja yang menggembirakan. Pameran otomotif terbesar di tanah air ini, yang berlangsung selama 11 hari mulai 5 hingga 15 Februari 2026, berhasil menarik ratusan ribu pengunjung dan mencatat nilai transaksi yang fantastis, menandai kebangkitan optimisme di sektor roda empat.
Peningkatan Signifikan Jumlah Pengunjung dan Transaksi
Antusiasme publik terhadap ajang ini terlihat nyata dari jumlah pengunjung yang membludak. Secara keseluruhan, tercatat 580.250 orang hadir memadati arena pameran. Tingginya minat ini langsung berbanding lurus dengan performa penjualan. Berdasarkan laporan final dari berbagai merek peserta, total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai angka yang sangat impresif, yakni Rp8,7 triliun. Capaian ini tidak hanya sekadar angka, melainkan sebuah sinyal kuat mengenai vitalnya pameran fisik sebagai motor penggerak industri.
Ekspansi ke Berbagai Daerah Melalui IIMS Series 2026
Menyambut momentum positif tersebut, penyelenggara tak berpuas diri. Mereka berencana memperluas dampak pameran dengan menggelar rangkaian IIMS Series 2026 di beberapa kota besar di luar Jakarta. Langkah strategis ini ditujukan untuk membawa langsung geliat dan semangat industri otomotif ke berbagai penjuru Indonesia, menjangkau calon konsumen yang lebih luas.
Seri pertama akan digelar di Surabaya pada 26 hingga 31 Mei 2026 mendatang, bertempat di Grand City Hall. IIMS Surabaya 2026 akan mengadopsi konsep 'Sportainment' yang sukses di Jakarta, namun dengan penyesuaian cabang olahraga yang lebih sesuai dengan karakter lokal, seperti Mini Soccer dan Running. Event ini juga akan menghadirkan IIMS Squad serta mempertahankan program unggulan seperti IIMS Infinite Live dan IIMS Infinite Show.
Artikel Terkait
Bank Dunia Revisi Turun Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 4,7 Persen
SIM Keliling Bandung Layani Perpanjangan di Dua Titik Hari Ini
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.030 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Larantuka Dini Hari, Tidak Ada Laporan Kerusakan