Tanggul Kali Angke Bobol, Ratusan Rumah di Tangerang Terendam 60 Cm

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 02:25 WIB
Tanggul Kali Angke Bobol, Ratusan Rumah di Tangerang Terendam 60 Cm

Hujan deras yang mengguyur semalaman ternyata membawa konsekuensi serius bagi warga Perumahan Pinang Griya Permai, Tangerang. Jumat pagi kemarin, ratusan rumah di kompleks itu terendam banjir setinggi sekitar 60 sentimeter. Penyebabnya? Tanggul Kali Angke yang jebol akibat tekanan air yang meningkat.

Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko, menjelaskan kronologinya. Menurutnya, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB.

"Jadi jarak rumah sama tanggul itu nempel. Karena ada ruang kosong, air masuk ke rumah," ujar Adityo.

Dampaknya cukup luas. Sekitar 1.800 keluarga dari dua Rukun Warga, RW 05 dan RW 06, harus berhadapan dengan genangan air yang membanjiri pemukiman mereka. Air luapan itu bahkan sempat merobohkan tembok pembatas rumah beberapa warga.

Namun begitu, respons penanganan terbilang cepat. Pihak berwenang langsung bergerak untuk mengatasi masalah ini. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, memberikan keterangan terbaru pada Jumat malam.

"Jam 23.30 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pinang Aiptu Subur melaksanakan kegiatan perbaikan sementara tembok rumah warga yang jebol akibat aliran sungai Kali Angge... oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang, kini telah selesai dilaksanakan," jelas Jauhari.

Upaya tak berhenti di situ. Untuk mengeringkan area, beberapa pompa dikerahkan menyedot air genangan. Hasilnya, kondisi pun berangsur membaik.

"Sudah tidak ada air masuk ke pemukiman warga. Untuk genangan air mengalami penurunan hingga 15 cm," tambahnya dalam laporannya per Sabtu dini hari.

Artinya, banjir yang sempat merendam rumah-rumah itu kini telah surut. Meski begitu, sisa-sisa kejadian masih terlihat. Di beberapa titik jalan perumahan, masih ada genangan setinggi 15 cm. Tapi setidaknya, warga bisa mulai bernapas lega dan memulai proses pembersihan. Tanggul yang bobol pun sudah ditambal, meski mungkin hanya perbaikan sementara untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di hari-hari mendatang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar