MURIANETWORK.COM - Kapal induk terbesar milik Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, telah memasuki perairan Laut Mediterania. Keberadaan kapal perang canggih ini menambah kekuatan tempur AS di kawasan Timur Tengah, di tengah eskalasi ketegangan dan pernyataan keras Presiden Donald Trump terhadap Iran terkait program nuklirnya.
Pergerakan Strategis di Laut Mediterania
Kapal induk kelas Ford itu terpantau melintasi Selat Gibraltar pada Jumat (20/2) waktu setempat, berdasarkan foto-foto yang diambil dari wilayah Gibraltar. Pergerakan ini merupakan bagian dari perintah Presiden Trump untuk memperkuat postur militer AS di kawasan tersebut secara signifikan. USS Gerald R. Ford rencananya akan bergabung dengan armada lain yang sudah lebih dulu berada di lokasi, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln beserta gugus tugasnya.
Pertimbangan Serangan Terbatas dan Ultimatum
Dari Washington, Presiden Trump mengeluarkan pernyataan yang semakin memanaskan situasi. Pada Jumat (20/2) waktu setempat, ia mengaku sedang mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas terhadap Iran, jika jalan diplomasi menemui jalan buntu.
"Yang paling bisa saya katakan - saya sedang mempertimbangkannya," ujar Trump menanggapi pertanyaan wartawan.
Artikel Terkait
Lima Lembaga Intelijen yang Membentuk Peta Kekuatan Global
TAUD Ungkap Dugaan Serangan Terorganisir Melibatkan 16 Orang terhadap Andrie Yunus
Dolar AS Melemah Didorong Kabar Perundingan Damai Israel-Lebanon
Bentrok di Halmahera Tengah Dipicu Hoaks, Bukan Konflik SARA