Respons dan Komitmen Penegakan Hukum dari Polri
Di sisi lain, institusi kepolisian telah mengambil langkah konkret. Polda Maluku, melalui Kabid Humas Kombes Rositah Umasugi, mengidentifikasi terduga pelaku sebagai anggota Brimob Kompi 1 Batalion C Pelopor. Rositah menegaskan komitmen Polda Maluku untuk menangani kasus ini dengan sungguh-sungguh.
"Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk menuntaskan secara profesional, transparan, dan berkeadilan penanganan kasus insiden yang terjadi di sekitar Kampus Uningrat, Kota Tual," jelas Rositah.
Komitmen serupa disampaikan oleh pimpinan Polri di tingkat pusat. Kabid Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir memastikan bahwa oknum yang terlibat akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini, menurutnya, merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi sekaligus upaya menciptakan efek jera.
"Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu personel yang terlibat secara transparan dan akuntabel," tegas Irjen Johnny dalam keterangannya.
Pernyataan tegas dari kedua belah pihak, baik lembaga pengawas seperti KPAI maupun institusi penegak hukum itu sendiri, menunjukkan keseriusan dalam mengusut tragedi yang merenggut nyawa seorang pelajar ini. Masyarakat kini menunggu tindak lanjut proses hukum yang dijanjikan, dengan harapan keadilan benar-benar ditegakkan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Hadiri Puncak Munas IPSI, Pemilihan Ketua Umum Jadi Agenda Utama
Michelle Ashley Klaim Mandiri Finansial, Tolak Buka Sumber Penghasilan
Laga Eliminasi IBF Batal, Brandon Adams Dilarikan ke RS Sebelum Timbang Badan
Warga Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba di Rohil, Kendaraan Dibakar