MURIANETWORK.COM - Gubernur Jawa Tengah, Luthfi, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi kunci pencapaian positif provinsi itu sepanjang 2025. Pernyataan ini disampaikan usai pemberian Anugerah Collaborative Award 2026 di Semarang, Jumat (20/2), yang mengapresiasi kontribusi sejumlah kabupaten/kota dan universitas. Berbagai capaian, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga realisasi investasi tertinggi dalam satu dekade, diklaim tak lepas dari sinergi ini.
Penghargaan untuk Pemerintah Daerah dan Kampus Terbaik
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pemerintahan kolaboratif, Gubernur Luthfi memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Dalam kategori kabupaten dan kota terbaik, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Banyumas, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Pemalang, Kota Magelang, serta Kabupaten Magelang.
Sementara itu, untuk kategori perguruan tinggi terbaik, penghargaan diraih oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Muria Kudus (UMK), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Pentingnya Membangun "Super Tim"
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan di Jawa Tengah tidak bisa bergantung pada satu sosok saja. Ia menilai, membangun sinergi dengan seluruh elemen, termasuk dunia akademik, adalah sebuah keharusan.
"Gubernur bukan superman, melainkan harus menggunakan super tim dalam rangka melakukan pembangunan di wilayah kita. Provinsi dengan 35 kabupaten/kota dan segala aspek yang ada, perlu adanya collaborative government (pemerintahan kolaboratif) yang harus kita ciptakan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).
Komitmen terhadap kolaborasi ini, lanjutnya, telah diwujudkan dengan menjalin kerja sama dengan 44 perguruan tinggi dalam setahun terakhir. Kampus-kampus tersebut telah menyumbangkan ide, gagasan, dan hasil riset untuk kemajuan Jawa Tengah. Pada tahun 2026 ini, kerja sama semakin diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama 73 perguruan tinggi, dengan rencana untuk menjangkau 123 kampus lainnya.
Artikel Terkait
Plt Kades Tamainusi Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp9,6 Miliar
Serangan Israel di Teheran Hancurkan Sinagoge Bersejarah dan Kampus Bergengsi
Survei: Program Pemerintah Dinilai Tepat Sasaran, Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Melonjak
Serangan Udara di Basra Tewaskan Tiga Warga Sipil