MURIANETWORK.COM - Genangan air setinggi hingga 1,5 meter melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat (20/2/2026). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa banjir ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi di wilayah Ibu Kota, tetapi juga akibat kiriman air dari daerah hulu di Tangerang Selatan.
Penyebab Utama: Hujan Deras dan Air Kiriman
Pramono Anung mengonfirmasi bahwa fenomena alam ini dipicu oleh faktor gabungan. Di satu sisi, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Jakarta. Namun, faktor yang cukup signifikan adalah aliran air dari wilayah Tangerang Selatan yang masuk ke dalam sistem drainase Jakarta, sehingga memperparah genangan yang ada.
“Jadi tadi saya sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Sumber Daya Air. Memang sekarang ini yang terjadi di Jakarta karena curah hujan tinggi di atas, terutama sebenarnya yang daerah Tangerang, Tangerang Selatan, itu memang airnya sebagian mulai masuk ke Jakarta,” jelas Pramono saat ditemui awak media di Jakarta Selatan.
Upaya Penanggulangan yang Dikerahkan
Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan sejumlah upaya teknis. Salah satu langkah utama adalah penyiapan dan pengoperasian pompa air di titik-titik rawan untuk mempercepat pengeringan. Gubernur berharap, dengan tidak adanya fenomena rob yang bersamaan, air genangan dapat segera surut.
“Itulah yang menyebabkan apa ada beberapa terjadi genangan. Tetapi kami sudah menyiapkan pompa, dan mudah-mudahan tidak berlangsung lama karena ini kan kebetulan lautnya juga tidak mengalami rob sehingga dengan demikian airnya bisa segera turun ke bawah,” tambahnya.
Artikel Terkait
KLH Jatuhkan Sanksi Administratif kepada 67 Perusahaan Pemicu Banjir di Tiga Provinsi
Hyundai Perkuat Kemitraan dengan FIFA, Tunjuk Son Heung-min dan Robot Boston Dynamics untuk Piala Dunia 2026
H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets