Nah, soal suporter ini justru dilihat sebagai kekuatan. Dukungan mereka bisa memberikan tekanan positif bagi atlet Indonesia saat bertanding di tanah jiran.
"Dukungan suporter itu akan jadi tekanan yang baik. Harus kita maksimalkan," tegasnya.
Erick juga menyebut bahwa masukan dari Dubes Malaysia sangat berharga, terutama untuk memahami kondisi riil di lapangan seperti ketersediaan hotel dan koneksi penerbangan antarkota. Dengan satuan tugas ini, diharapkan Indonesia bisa mempersiapkan diri secara optimal.
Targetnya jelas: meraih prestasi mumpuni sesuai harapan. Kerja sama awal ini menjadi sinyal bahwa kedua negara ingin persiapan berjalan lancar, meski di arena nanti mereka akan bersaing keras.
Artikel Terkait
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius
KPK Geledah Rumah Kepala Diskominfo Madiun Terkait Kasus Wali Kota Nonaktif