Ahli Desain: Tata Ulang Interior Lebih Efektif dan Hemat Daripada Bongkar Dinding

- Kamis, 19 Februari 2026 | 19:30 WIB
Ahli Desain: Tata Ulang Interior Lebih Efektif dan Hemat Daripada Bongkar Dinding

Belajar dari Contoh Nyata: Apartemen Tipe 36 di Jakarta

Efektivitas pendekatan ini dapat dilihat dari sebuah studi kasus nyata. Sebuah apartemen tipe 36 di Jakarta yang dihuni pasangan profesional muda sempat berencana membongkar partisi untuk memperluas ruang keluarga yang terasa sesak. Rencana renovasi struktural itu diperkirakan menelan biaya hingga Rp25 juta.

Alih-alih membongkar, mereka berkonsultasi dengan ahli desain interior. Solusinya bersifat transformatif namun non-struktural: mengganti sofa besar dengan model yang lebih ramping, memasang cermin besar untuk menggandakan cahaya dan kedalaman, serta menggunakan karpet sebagai penanda zona fungsional pengganti sekat fisik.

Hasilnya cukup mencengangkan. Ruangan terasa 40 persen lebih luas secara visual. Pasangan itu pun berhasil menghemat lebih dari 80 persen dari anggaran renovasi awal, sekaligus mendapatkan hunian dengan atmosfer yang benar-benar baru dan lebih fungsional.

Peran Ahli Profesional dalam Transformasi Ruang

Meski prinsip dasarnya terdengar sederhana, eksekusi yang presisi memerlukan keahlian khusus. Setiap ruang memiliki karakter unik terkait cahaya, alur, dan kebutuhan penghuni. Seorang profesional membawa pengalaman lapangan untuk mendiagnosis masalah, memahami interaksi material, dan merancang solusi yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga tepat secara teknis dan ergonomis.

Mereka menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati dan terukur. "Jangan terburu-buru membuang anggaran untuk renovasi yang belum tentu menyelesaikan masalah utama," ungkap seorang praktisi di bidang ini. Sentuhan ahli memastikan setiap keputusan desain dari pemilihan warna hingga penempatan furnitur berdampak maksimal terhadap kenyamanan dan persepsi ruang.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk merobohkan dinding, pertimbangkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu. Langkah ini bisa menghemat dana, waktu, dan memberikan hasil yang seringkali melampaui ekspektasi, membuktikan bahwa ruang yang ideal tidak selalu tentang menambah luas, tetapi tentang mengoptimalkan apa yang sudah ada.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar