Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan di Titik Rawan Tawuran Jakarta

- Kamis, 19 Februari 2026 | 15:50 WIB
Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan di Titik Rawan Tawuran Jakarta

MURIANETWORK.COM - Polda Metro Jaya memperketat pengawasan di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi tawuran di Jakarta, salah satunya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Langkah antisipasi ini diambil untuk mencegah terjadinya bentrokan antar kelompok yang kerap mengganggu ketertiban dan menimbulkan keresahan warga. Upaya pencegahan difokuskan pada patroli rutin di jam-jam rawan serta respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Fokus pada Titik Rawan dan Pola Kebiasaan

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pengawasan didasarkan pada pola kejadian yang berulang. Beberapa titik, seperti Duren Sawit, telah menjadi lokasi pertemuan yang dipicu oleh faktor kebiasaan kelompok tertentu. Oleh karena itu, strategi utama yang dijalankan adalah pengawasan preventif dan preemtif di area-area tersebut untuk memutus siklus kekerasan sebelum dimulai.

“Titik tawuran seperti di Duren Sawit dan beberapa titik di wilayah lainnya, kerap menjadi lokasi pertemuan tawuran di antaranya disebabkan karena faktor kebiasaan. Untuk itu, Polda Metro Jaya memfokuskan langkah pengawasan preventif dan preemtif pada titik-titik tersebut,” jelas Budi Hermanto dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Strategi Pengamanan di Lapangan

Untuk mewujudkan upaya pencegahan tersebut, jajaran kepolisian mengerahkan sejumlah taktik operasional. Intensitas patroli ditingkatkan, khususnya pada malam hari dan di jam-jam yang identik dengan kerawanan bentrokan. Tidak hanya bergerak, personel juga ditempatkan secara statis di lokasi-lokasi strategis untuk memberikan efek gentar dan memastikan keamanan bagi warga yang melintas.

Kewaspadaan juga ditingkatkan terhadap setiap aktivitas berkumpulnya kelompok remaja yang berpotensi memicu konflik. Dengan demikian, diharapkan setiap percikan masalah dapat segera diidentifikasi dan diredam sebelum berkembang menjadi keributan yang lebih luas.

“Untuk memberikan rasa aman bagi pengendara dan pekerja yang melintas, dilakukan patroli rutin, patroli pada jam rawan, penempatan personel di lokasi tertentu, serta langkah pencegahan saat terdeteksi adanya aktivitas berkumpul yang berpotensi mengarah pada tawuran,” tuturnya.

Peran Aktif Masyarakat dalam Pencegahan

Polda Metro Jaya menekankan bahwa upaya penegakan hukum tidak akan optimal tanpa dukungan dari masyarakat. Warga diimbau untuk turut menjadi mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Kewaspadaan komunial dinilai krusial untuk mendeteksi dini adanya potensi gangguan keamanan, seperti persiapan atau pengumpulan massa yang mencurigakan.

“Kami juga mengimbau masyarakat, apabila melihat tanda-tanda gangguan keamanan, agar segera melapor melalui layanan darurat 110 supaya dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkas Budi Hermanto.

Dengan kombinasi antara operasi proaktif kepolisian dan partisipasi aktif warga, diharapkan gelombang tawuran yang kerap terjadi di titik-titik rawan tersebut dapat ditekan secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib bagi semua.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar