“Hindari lah menggunakan kata-kata yang tidak sopan atau kurang baik. Ini berlaku untuk siapa pun ya, tidak hanya untuk adik saya yang dari BEM UGM,” ujarnya.
Respon Terhadap Dugaan Ancaman
Merespons kabar ancaman yang dialami Ketua BEM UGM, termasuk pesan ancaman penculikan dan tuduhan sebagai agen asing, Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut. Pernyataannya singkat namun mengisyaratkan perhatian terhadap laporan tersebut.
“Nanti dicek lah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Tiyo Ardianto dilaporkan menerima pesan ancaman melalui WhatsApp dari nomor asing. Pesan tersebut tidak hanya mengancam penculikan, tetapi juga menuduhnya sebagai agen asing yang mencari panggung.
Artikel Terkait
Kecelakaan Lalu Lintas di Pangkalpinang Didominasi Faktor Kelalaian Pengemudi
Rusia dan China Veto Resolusi PBB untuk Buka Kembali Selat Hormuz
Enam Perusahaan Siap Bayar Ganti Rugi Rp4,8 Triliun Atas Banjir dan Longsor Sumatra
Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden, Transisi Kuasa Junta Myanmar Dikritik