"Tidak ada tempat untuk rasisme dalam olahraga kita dan dalam masyarakat. Kita membutuhkan semua pihak terkait untuk mengambil tindakan dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab," tegasnya.
Ia menggarisbawahi bahwa perlindungan terhadap integritas pemain, ofisial, dan suporter adalah prioritas mutlak. Infantino juga mengingatkan komitmen panjang FIFA melalui berbagai inisiatif, seperti kampanye Global Stand Against Racism, yang dirancang untuk memberantas virus diskriminasi dari lapangan hijau.
Momentum untuk Penegakan Aturan yang Lebih Kuat
Lebih dari sekadar kecaman, Infantino melihat insiden ini sebagai pengingat yang keras. Dalam dunia sepak bola yang kompetitif, di mana rivalitas klub-klub top Eropa selalu memanas, prinsip sportivitas dan penghormatan harus dijunjung tinggi. Ia mendesak agar momentum ini digunakan untuk memperkuat penegakan aturan dan memastikan setiap insiden ditangani dengan serius.
Pesan penutupnya adalah seruan yang konsisten dan berulang, mencerminkan posisinya yang tak pernah goyah dalam isu ini.
"Saya akan selalu terus mengulanginya: Tidak untuk rasisme! Tidak untuk segala bentuk diskriminasi!" pungkas Infantino menegaskan.
Artikel Terkait
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius
KPK Geledah Rumah Kepala Diskominfo Madiun Terkait Kasus Wali Kota Nonaktif