Hujan tak henti-hentinya mengguyur wilayah barat Prancis. Sudah 35 hari berturut-turut langit mengirimkan airnya, dan akibatnya sungguh parah. Ratusan rumah kini terendam banjir, dan kabar duka pun datang ada korban jiwa yang dilaporkan.
Seorang pria dilaporkan hilang di Sungai Loire, tepatnya di kawasan barat yang sedang berjuang melawan luapan air. Menurut layanan cuaca nasional Meteo-France, rangkaian musim hujan kali ini adalah yang terpanjang sejak mereka mulai memantau pada 1959. Rekor sebelumnya di tahun 2023 pun akhirnya terpecahkan.
Kondisinya makin genting. Empat departemen di Prancis barat kini berstatus siaga merah untuk risiko banjir. Tak hanya itu, sembilan departemen lainnya juga masuk dalam status siaga oranye. Situasi diperkirakan bakal makin runyam dengan datangnya Badai Pedro, yang diprediksi akan menerjang sebagian besar Eropa barat.
Di Bordeaux, Walikota Pierre Hurmic tak mau ambil risiko. Dia mengaktifkan rencana darurat kota langkah yang baru pertama kali diambil sejak banjir besar melanda pada 1999.
Sementara itu, di Chalonnes-sur-Loire, sebuah kota di tepi kiri Sungai Loire, sebuah insiden tragis terjadi. Seorang pria hilang setelah sampan yang ditumpanginya terbalik di sungai yang sedang ganas.
Pejabat senior setempat, Francois Pesneau, menggambarkan kondisi sungai saat itu. Arusnya sangat deras, katanya, dan airnya dingin menusuk tulang.
"Kami sudah mengerahkan semua sumber daya yang ada," ujar Pesneau. "Tapi secara obyektif, peluang untuk menemukannya hidup-hidup sangat kecil."
Tak jauh dari sana, di kota Saintes, banjir juga merajalela. Beberapa jalan utama terendam, dan yang memilukan, air juga mulai menggenangi Arch of Germanicus sebuah monumen bersejarah peninggalan Romawi yang menjadi simbol pintu masuk kota.
Secara total, sekitar 50 ruas jalan dan 900 rumah telah menjadi korban luapan air. Dan puncaknya belum datang. Menurut perkiraan, banjir justru akan mencapai titik tertingginya pada akhir pekan nanti.
"Puncak banjir diperkirakan tidak akan terjadi sebelum hari Sabtu atau Minggu," jelas Walikota Bruno Drapron.
Lucie Chadourne-Facon, Direktur layanan peringatan banjir, menambahkan kekhawatirannya. Curah hujan yang diprediksi turun Rabu dan Kamis ini berpotensi memicu banjir baru. Baru pada Jumat nanti hujan diperkirakan akan mulai mereda.
"Kembalinya ke kondisi normal," kata Chadourne-Facon, "tentu akan berlangsung bertahap, tidak instan."
Artikel Terkait
KPK Tunda Pemeriksaan Mantan Menshub Budi Karya Sumadi Terkait Kasus Suap Perkeretaapian
Mahasiswa STIK Salurkan 70 Sapi untuk Jaga Tradisi Meugang Korban Bencana Aceh
Satpol PP DKI Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan yang Langgar Aturan Ramadan
Raja Denmark Kunjungi Greenland untuk Perkuat Ikatan di Tengah Latar Belakang Ketegangan AS