"Kami sudah mengerahkan semua sumber daya yang ada," ujar Pesneau. "Tapi secara obyektif, peluang untuk menemukannya hidup-hidup sangat kecil."
Tak jauh dari sana, di kota Saintes, banjir juga merajalela. Beberapa jalan utama terendam, dan yang memilukan, air juga mulai menggenangi Arch of Germanicus sebuah monumen bersejarah peninggalan Romawi yang menjadi simbol pintu masuk kota.
Secara total, sekitar 50 ruas jalan dan 900 rumah telah menjadi korban luapan air. Dan puncaknya belum datang. Menurut perkiraan, banjir justru akan mencapai titik tertingginya pada akhir pekan nanti.
"Puncak banjir diperkirakan tidak akan terjadi sebelum hari Sabtu atau Minggu," jelas Walikota Bruno Drapron.
Lucie Chadourne-Facon, Direktur layanan peringatan banjir, menambahkan kekhawatirannya. Curah hujan yang diprediksi turun Rabu dan Kamis ini berpotensi memicu banjir baru. Baru pada Jumat nanti hujan diperkirakan akan mulai mereda.
"Kembalinya ke kondisi normal," kata Chadourne-Facon, "tentu akan berlangsung bertahap, tidak instan."
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tegaskan IKJ Tak Pindah dari Cikini, Siapkan Ruang Kreatif di Kota Tua
Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Peserta Unjuk Rasa di Monas
Eks Direktur PT DSI Ditahan Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun
Gangguan Listrik Masih Melanda Wilayah Angke, PLN Lakukan Penormalan Bertahap